Senin, 30 Mei 2011

Bela, Angin Laut dan Gunung Ternate


BELA INTERNATIONAL, TERNATE

Hotel bintang lima? Itu sih biasa. Tapi hotel bintang lima di tempat yang luar biasa, itu baru menarik. Di kota Ternate, ada hotel bintang lima, yakni Bela Internasional. Dulu dikenal dengan nama Amara. Inilah hotel terbesar di kota-pulau Ternate, sekaligus provinsi Maluku Utara (Malut). Ya, meski ibukota Malut dipindahkan ke Sofifi, pulau Halmahera, tapi Ternate secara de facto masih jadi ibukota selama 11 tahun, menunggu infrastruktur di Sofifi siap. Demikian pula dengan bandara utama Malut, masih menggunakan bandara Sultan Baabullah, Ternate. 


Untuk ukuran Ternate dan Malut, tentu hotel ini tergolong paling bagus. Namun bagi saya, justru lansekap di sekitar hotellah yang luar biasa. Semua standar hotel bintang lima terpenuhi. Tapi daya tariknya adalah prmandangan yang luar biasa dari hotel di jalan Jati Raya ini. Letaknya di ketinggian. Dan dari lobi depannya kita bisa melihat lepas selat yang menghubungkan pulau Ternate dengan pulau besar Halmahera (timur) dan ‘kembaran’ Ternate, yakni pulau Tidore (tenggara). Angin cenderung berembus agak keras di sisi ini.


Sementara di bagian belakang hotel terhampar kolam renang dengan bentuk yang berliku-liku, persis menghampiri beranda kamar hotel. Dari sini, seraya menikmati semilir angin, kita bisa menikmati panorama puncak gunung Gamalama yang megah. Bagi saya, menikmati sarapan pagi dan berenang saat sunset menjadi aktivitas yang ditunggu-tunggu di sini. Atau ketika malam, membiarkan jendela terbuka dan angin gunung masuk, hmmm…
Teks & foto: Gegen

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar